Nama : Fitri Rachmawati
NIM : 09460001
· Judul Percobaan
Filter LC II
· Tujuan
1. Mencari Gain dari Filter LC
2. Mencari Bandwidth dari Filter LC
· Landasan Teori
Filter adalah adalah sebuah rangkaian yang dirancang agar melewatkan suatu pita frekuensi tertentu seraya memperlemah semua isyarat di luar pita ini.Pengertian lain dari filter adalah rangkaian pemilih frekuensi agardapat melewatkan frekuensi yang diinginkan dan menahan (couple)/membuang (bypass) frekuensi lainnya.
Adapun Jenis-Jenis Filter :
1) LPF ( Low Pass Filter )
Filter Low Pass adalah sebuah rangkaian yang tegangan keluarannya tetap dari dc naik sampai ke suatu frekuensi cut-off fc. Bersama naiknya frekuensi di atas fc, tegangan keluarannya diperlemah (turun). Low Pass Filter adalah jenis filter yang melewatkan frekuensi rendah serta meredam/menahan frekuensi tinggi. Bentuk respon LPF seperti ditunjukkan gambar di bawah ini.
Pita Lewat : Jangkauan frekuensi yang dipancarkan
Pita Stop : Jangkauan frekuensi yang diperlemah.
Frekuensi cutoff (fc) : disebut frekuensi 0.707, frekuensi 3-dB, frekuensi pojok,atau frekuensi putus.
Pita Stop : Jangkauan frekuensi yang diperlemah.
Frekuensi cutoff (fc) : disebut frekuensi 0.707, frekuensi 3-dB, frekuensi pojok,atau frekuensi putus.
2) HPF ( High Pass Filter )
Filter yang melewatkan frekuensi tinggi dan meredam frekuensi rendah. High pass filter adalah jenis filter yang melewatkan frekuensi tinggi, tetapi mengurangi amplitudo frekuensi yang lebih rendah daripada frekuensi cut off.Nilai-nilai pengurangan untuk frekuensi berbeda-beda untuk tiap-tiap filter ini.Terkadang filter ini disebut low cut filter, bass cut filter atau rumble filter yang juga sering digunakan dalam aplikasi audio.High pass filter adalah lawan dari low pass filter, dan band pass filter adalah kombinasi dari high pass filter dan low pass filter. High pass filter yang paling simple terdiri dari kapasitor yang terhubung secara pararel dengan resistor, dimana reistansi dikali dengan kapasitor (RXC) adalah time constant (τ).
Filter yang melewatkan frekuensi tinggi dan meredam frekuensi rendah. High pass filter adalah jenis filter yang melewatkan frekuensi tinggi, tetapi mengurangi amplitudo frekuensi yang lebih rendah daripada frekuensi cut off.Nilai-nilai pengurangan untuk frekuensi berbeda-beda untuk tiap-tiap filter ini.Terkadang filter ini disebut low cut filter, bass cut filter atau rumble filter yang juga sering digunakan dalam aplikasi audio.High pass filter adalah lawan dari low pass filter, dan band pass filter adalah kombinasi dari high pass filter dan low pass filter. High pass filter yang paling simple terdiri dari kapasitor yang terhubung secara pararel dengan resistor, dimana reistansi dikali dengan kapasitor (RXC) adalah time constant (τ).
3) Band Pass Filter
Filter yang melewatkan suatu range frekuensi. Dalam perancangannya diperhitungkan nilai Q(faktor mutu), dengan :
Q = faktor mutu
fo = frekuensi cutoff
B = lebar pita frekuensi
Q = faktor mutu
fo = frekuensi cutoff
B = lebar pita frekuensi
Rangkaian band pass filter ini adalah rangkaian band pass filter aktif karena menggunakan penguat operasional dan komponen-komponen R dan C.
4) Band Stop Filter
Band stop filter (BSF) atau band reject filter (BRF)adalah kebalikan dari band pass filter yaitu menghilangkan frekuensi yang ada diantara dua buah frekuensi tertentu.
Faktor kualitas artinya, filter itu akan makin selektif, atau dengan kata lain respons frekuensinya akan sangat tajam. Hal ini bias dilakukan dengan mengurangi / menghindari nilai resistor. Itulah sebabnya salah satu cara untuk menaikkan faktor kualitas (Q) adalah dengan memilih induktor yang diameter kawatnya lebih besar. Diameter kawat yang lebih besar berarti akan mengurangi munculnya resistor pada kawat. Makin tajam response frekuensinya berarti amplifier ini akan makin selektif.
· Alat dan Bahan
1. Signal generator
2. Kabel tembaga
3. Pipa
4. Power Supply
5. Kabel-kabel Penghubung
6. Capasitor 50 piko farad
· Prosedur Praktikum
1. Membuat lilitan sebanyak 18 lilitan dengan kabel tembaga pada pipa, hingga benar-benar rapat.
2. menjepitkan kaki kapasitor yang lain ke power supply
3. Sedangkan ujung yang lain dari kabel tembaga ke signal generator
4. Ukur frekuensi resonansi dan induktansi kumparan (cari frekuensi output tertinggi)
· Analisis Data Hasil Percobaan
Dalam analisis ini menggunakan reverensi tegangan, sehingga agar menemukan frekuensi cut off menggunakan penambahan 0,7 pada tegangan tertinggi nilai 0,7 didapatkan dari reverensi cut off germanium atau -3dB adalah referensi agar mendapatkan cut off.
Frekuensi Tegangan
5 MHz 0.23
6 MHz 0.26
7 MHz 0.3
8 MHz 0.38
9 MHz 0.7
10 MHz 1.2-----> ambil nilai terbesar
11 MHz 0.6
12MHz 0.26
1,2+0.7=0.87 V
setelah dicari pada osciloscope
Frekuensi cut off adalah 9,674 MHz dan 10.39 MHz
Sehingga Bandwidthnya
Bandwidth = 10.39-9.674
= 0.716 Mega Hz
= 716 KHz
Jika memakai metode Gain
Frekuensi Gain
5 MHz -12.7
6 MHz -11.7
7 MHz -10.45
8 MHz -8.4
9 MHz -3.09
10 MHz 4.60
11 MHz -4.4
12MHz -11.7
· Kesimpulan
Didapatkan hasil sebagai berikut :
1. Frekuensi cut-off nya adalah = 9,674 MHz
2. Bandwidth = 716 kHz


Tidak ada komentar:
Posting Komentar